Selasa, 28 Januari 2014

Sosial dalam Masyarakat Multitular

1. Kelompok Sosial

Pengertian Kelompok Sosial
        Kelompok sosial adalah kumpulan orang-orang yang mempunyai hubungan dan saling berinteraksi satu sama lain, memiliki harapan dan tujuan yang sama, serta mempunyai kesadaran diri sebagai anggota kelompok yang diakui pihak luar.

Definisi Kelompok Sosial

   Menurut Joseph S.Roucek & Roland S. Warren Kelompok sosial adalah suatu kelompok yang meliputi dua atau lebih manusia yang diantara mereka terdapat beberapa pola interaksi yang dapat dipahami oleh para anggotanya/orang lain secara keseluruhan.

Menurut Goodman
Kelompok sosial adalah dua orang atau lebih yang memiliki kesamaan identitas dan berinteraksi satu sama lain secara terstruktur untuk mencapai tujuan bersama.
   
   Proses terbentuknya kelompok sosial

Terbentuknya suatu kelompok sosial karena adanya naluri manusia yang selalu ingin hidup dengan orang lain untuk hidup bersama.

Ada dua hasrat pokok yang dimiliki manusia sehingga ia terdorong untuk hidup berkelompok yaitu :
* Hasrat untuk bersatu dengan manusia lain di sekitarnya.
* Hasrat untuk bersatu dengan situasi alam sekitarnya.
Secara kodrati manusia dalam hidup harus bermasyarakat. Manusia yang hidup sendiri dianggap tidak wajar, bahkan mungkin bisa sakit jiwa atau mati.

Syarat Kelompok Sosial
* Tiap anggota harus sadar bahwa ia merupakan dari kelompok yang bersangkutan.
* Ada hubungan timbal balik antara anggota yang satu dengan anggota yang lain.
* Ada suatu faktor yang dimiliki bersama sehingga hubungan mereka bertambah erat.
* Berstruktur, berkaidah dan punya pola perilaku
* Bersistem dan berproses.

Ciri-ciri dasar kelompok sosial
* Terdiri atas dua orang atau terus bertambah
* Terdapat komunikasi dan interaksi
* Ada minat dan kepentingan bersama
* Ada motif yang sama dari anggota untuk membentuk kelompok
* Ada kecakapan yang berbeda-beda dari anggota kelompok
* Punya stuktur yang tegas
* Ada kaidah-kaidah yang mengatur
* Tiap anggota merasa dirinya bagian dari kelompoknya.

Faktor Pembentuk Kelompok Sosial
Bergabung dalam kelompok biasa merupakan sesuatu yang murni dari diri sendiri atau secara kebetulan.misalnya ada orang yang terlahir dalam keluarga kaya atau miskin, itu merupakan suatu kebetulan.

Namun bergabung dalam suatu kelompok sosial ada juga yang merupakan pilihan.
Ada dua faktor yang mengarahkan pada pilihan yaitu :

          - Kedekatan
   Semakin dekat jarak geografis antara dua orang,semakin  memungkinkan untuk saling melihat, berbicara, dan bersosialisasi.Kedekatan fisik meningkatkan peluang untuk berinteraksi.

          - Kesamaan

 Kesamaan yang dimaksud adalah kesamaan minat,
kepercayaan, nilai, tingkat intelegensi,atau karakter-karakter    lainnya.

        Faktor- Faktor yang mendorong mantapnya suatu kelompok sosial adalah :
* Interaksi antara orang-orang yang ada dalam suatu kelompok
* Ikatan emosional
* Tujuan atau kepentingan yang dipatuhi dalam rangka mencapai tujuan
* Kepeminpinan yang dipatuhi dalam rangka mencapai tujuan
* Norma yang diakui oleh mereka yang terlibat didalamnya.

Macam-Macam Kelompok Sosial

1. Berdasarkan besar/kecilnya jumlah anggota dalam kelompok
Contoh kelompok kecil adalah keluarga, kelompok yang lebih besar misalnya RT, RW, Banjar, negara.

2.   Berdasarkan Interaksi erat/tidaknya hubungan dalam kelompok.

Dibedakan menjadi paguyuban dan patembayan.
Ada 3 tipe paguyuban :
   * Paguyuban karena adanya ikatan darah
   * Paguyuban karena kedekatan tempat tinggal/tempat bekerja
   * Paguyuban karena pola pikir,pandangan,keahlian/pekerjaan

3. Berdasarkan proses terbentuknya
Ada kelompok nyata,dan kelompok semu.
4. Berdasarkan kepentingan dan wilayah
5. Berdasarkan kelangsungan kepentingan
6. Berdasarkan derajat organisasi.

        Kelompok sosial terdiri atas kelompok sosial yang terorganisasi dengan rapi seperti negara, TNI,perusahaan. Namun ada kelompok sosial yang tidak terorganisasi dengan baik seperti kerumunan massa.


  Kelompok sosial dipandang dari sudut individu

        Pada masyarakat yang kompleks, biasanya setiap manusia tidak hanya mempunyai satu kelompok sosial dimana ia menjadi anggotanya. Namun ia juga menjadi anggota beberapa kelompok sosial sekaligus.Terbentuknya kelompok-kelompok sosial ini biasanya didasari oleh kekerabatan,usia,jenis kelamin,pekerjaan atau kedudukan.Keanggotaan setiap kelompok sosial tersebut akan memberikan kedudukan dan prestise tertentu.


        Faktor-faktor yang menyebabkan tidak stabilnya suatu kelompok sosial

1. Adanya konflik antar anggota kelompok.
2. Tidak adanya koordinasi yang baik dari pemimpin kelompok.
3. Adanya kepentingan yang tidak seimbang.
4. Adanya rebutan kekuasaan dari anggota kelompok.
5. Perbedaan paham tentang cara pencapaian tujuan.


2. Masyarakat Multikultural


Pengertian Masyarakat Multikultural

        Masyarakat multikultural adalah masyarakat yang terdiri dari dua kelompok masyarakat atau lebih yang memiliki perbedaan karakteristik dan kebudayaan yang beragam.

        Naluri manusia adalah ingin hidup dengan dengan orang lain,oleh karena itu secara otomatis akan lahir masyarakat yang berarti kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut suatu sistem adat istiadat tertentu, yang bersifat kontinue atau terikat oleh identitas bersama.

        Masyarakat multikultural adalah masyarakat yang memiliki berbagai kultur dan terbentuknya masyarakat tersebut karena adanya proses sosial dan perubahan-perubahan sosial.Masyarakat multikultural secara sederhana adalah masyarakat yang memiliki beragam kebudayaan yang berbeda-beda.

        Faktor penyebab munculnya masyarakat multikultural :
1. Latar belakang historis.
2. Kondisi geografis.
3. Keterbukaan terhadap budaya luar.

        Dalam suatu masyarakat,kita pasti menemukan banyak kelompok masyarakat yang memiliki karakteristik yang berbeda-beda.Perbedaan karakteristik itu berkenaan dengan tingkat diferensiasi dan stratifikasi sosialnya.Masyarakat multikultural disebut juga masyarakat majemuk.

Macam-macam masyarakat multikultural

        1. Masyarakat majemuk dengan kompetisi seimbang.
Yaitu masyarakat majemuk yang terdiri atas sejumlah komonitas atau
kelompok etnis yang memiliki kekuatan kompetitif seimbang.

        2. Masyarakat majemuk dengan mayoritas dominan.
Yaitu masyarakat majemuk yang terdiri atas sejumlah komonitas atau kelompok etnis yang kekuatan kompetitifnya tidak seimbang.salah satunya yang merupakan kelompok mayoritas memiliki kekuatan yang lebih besar daripada lainnya.

        3. Masyarakat majemuk dengan minoritas dominan.
Yaitu masyarakat yang diantara komunitas atau kelompok etnisnya terdapat kelompok minoritas, tetapi mempunyai kekuatan kompetitif diatas yang lain.

        4. Masyarakat majemuk dengan fragmentasi.
Yaitu masyarakat yang terdiri atas sejumlah besar komunitas atau kelompok etnis dan tidak ada satu kelompok pun mempunyai posisi politik atau ekonomi yang dominan.


        Sifat-sifat masyarakat multikultural
        1. TerjadI segmentasi ke dalam bentuk-bentuk kelompok sub   kebudayaan yang berbeda satu dengan yang lain.

        2. Memiliki struktur sosial yang terbagi-bagi ke dalam lembaga-l       embaga yang bersifat non komplementer.

        3. Kurang mengembangkan konsensus diantara para anggotanya    terhadap nilai-nilai yang bersifat dasar.
       
        4. Secara relatif sering mengalami konflik diantara kelompok y ang satu dengan kelompok yang lain.
       
        5. Secara relatif tumbuh integrasi sosial diatas paksaan dan     saling ketergantungan di bidang ekonomi.

        6. Adanya dominasi politik oleh satu kelompok atas kelompok-  kelompok yang lain.



        Karakteristik Masyarakat multikultural

        Berikut ini beberapa macam karakteristik kesatuan masyarakat
1. Kesatuan Genealogis adalah kesatuan masyarakat yang anggotanya diikat berdasarkan pertalian darah.
2. Kesatuan Teritorial adalah kesatuan masyarakat yang setiap anggotanya merasa terikat karena bertempat tinggal di daerah yang sama.
3. Kesatuan Sakral adalah kesatuan sosial yang terbentuk karena anggota-anggotanya merasa terikat oleh ikatan spiritual.
4. Kesatuan Campuran adalah masyarakat yang terikat karena perpaduan dari faktor-faktor genealogis, teritorial dan sakral.
5. Penggolongan tertentu adalah kesatuan masyarakat lain yang terbentuk berdasarkan keadaan tertentu.
- Penggolongan berdasarkan proses terbentuknya
- Penggolongan berdasarkan jenis kelamin
- Penggolongan berdasarkan umur
- Penggolongan berdasarkan derajat
- Penggolongan berdasarkan kasta.

                Perilaku dalam masyarakat multikultural

 Dalam kehidupan masyarakat multikultural sering tidak dapat dihindari berkembangnya paham-paham atau cara hidupyang didasarkan pada etnosentrisme,primordialisme, aliran dan sebagainya.

- Etnosentrisme merupakan paham atau sikap menilai kebudayaan suku bangsa/kelompok lain menggunakan ukuran yang berlaku di suku bangsa kelompok/masyarakat sendiri.


- Primordialisme merupakan tindakan memperlakukan secara istimewa(memberi prioritas) orang-orang yang berlatar belakang suku bangsa, agama, ras, aliran atau golongan yang sama dalam urusan publik.
-  Kronisme:memprioritaskan teman.
- Nepotisme : memprioritaskan anggota keluarga.


        Hubungan Kelompok Sosial dengan Masyarakat Multikural
Dengan adanya diferensiasi dan stratifikasi sosial,maka terjadi perbedaan-perbedaan yang membentuk tingkat-tingkat sosial dalam masyarakat.Perbedaan ini mencerminkan adanya ketidaksamaan dalam masyarakat.Bentuk diferensiasi dan stratifikasi ini sangat penting bagi individu-individu dalam kelompok sosial karena memiliki pengaruh terhadap kesempatan hidup mereka.Hubungan antar kelompok sosial dengan masyarakat muktikultural adalah saling berkaitan(erat sekali), keduanya berhubungan erat dan saling mempengaruhi satu sama lainnya. Dalam suatu masyarakat kita pasti menemukan dua atau lebih kelompok sosial yang berbeda-beda berkenaan dengan tingkat diferensiasi dan stratifikasi sosialnya.


Selasa, 21 Januari 2014

Sekolahku SMK 1 Sidoarjo Jawa Timur

Selamat datang di Smk Negeri 1 Sidoarjo



   Sekolah satu satunya yang mengunakan nama sidoarjo di daerah kab. Sidoarjo Jawa Timur, Sekolah yang gurunya sangat berpengalaman mendidik muridnya. tidak hanya keahlihan yang diutamakan tapi kreatifitas dan inovasi yang gak ada matinya dan sekolah yang salah satunya menjadi percontohan pendidikan berkarakter agar bermanfaat bagi masyarakat.

   Sekolah yang didirikan pada tahun 1975 dulunya berasal dari STM 1 Sidoarjo ( Swasta ) saat itu STM 1 Sidoarjo hanya memiliki 2 jurusan yang diajarkannya, yaitu Teknik Mesin Produksi ( TMP ) dan Teknik Bangunan Gedung ( TBG ), dan pada tahun 2000 STM 1 Sidoarjo telah di resmikan menjadi SMK Negeri 1 Sidoarjo yang berletak di jalan Mongisidi dan sekolah ini menambah beberapa jurusan secara bertahap.

   Jurusannya yang terkini memiliki 7 Jurusan Unggulan yang di butuhkan didunia kerja
- Teknik Konstruksi Kayu ( TKY )
- Teknik Gambar Bangunan  ( TGB )
- Teknik Permesinan ( TPm )
- Teknik Instalasi Pembangkit Tenaga Listrik ( TIPTL )
- Teknik Audio Vidio ( TAV )
- Teknik Kendaraan Ringan ( TKR )
- Teknik Pendingin dan Tata udara ( TPTU )


   Untuk saat ini SMK Negeri 1 Sidoarjo dalam masa peremajaan agar lebih baik untuk proses sarana pembelajarannya dan yang berminat Jurusan TIPTL telah selangkah lebih maju, dikarenakan setelah lulus bagi siswa bisa mendapatkan sertifikat  dari Akli sebagai Teknisi yang Siap kerja dengan mengikuti ketentuan dari sekolah. program ini baru dilaksanakan mulai tahun lulusan 2013/2014.

   Sekian dari informasi yang bisa saya kasik, jika anak, adik atau anda berminat bersekolah di SMK Negeri 1 Sidoarjo pendaftaran bisa dilakukan setiap tahun ajaran baru.

SMK Negeri 1 Sidoarjo jadikan generasi penerus menjadi manusia berkarakter dan kereatif

Senin, 20 Januari 2014

Biodata Pengurus Blog

Nama : Redwin Arie Rahady

Nama Panggilan : Redwin, atau Arie ( biasanya didunia maya )

TTL : Surabaya, 10 Nov 1996

Hobi : Menggambar dan otak atik yang belum saya tau

Sekolah : SMK Negeri 1 Sidoarjo ( jurusan Teknik Instalasi Listrik )

Alamat : Jl. Cimandiri No. 34 Rt : 13 Rw : 04 Gedang Porong, Sidoarjo, Jawa
Timur, Indonesia, Asia Tenggara, Bumi, Galaxsi Bima sakti